Jump to Navigation

HUBUNGAN POLA MAKAN DAN GAYA HIDUP DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA PASIEN RAWAT JALAN DI UPK PUSKESMAS PURNAMA

Gaya hidup dan pola makan masyarakat saat ini dominan mengkonsumsi makanan cepat saji atau fast food yang merupakan salah satu pencetus terjadinya hipertensi karena kandungan natrium didalamnya yang cukup tinggi. Selain itu pola makan masyarakat yang kurang mengkonsumsi sayur dan buah juga menjadi salah satu pemicu terjadinya hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan antara pola makan dan gaya hidup dengan kejadian hipertensi pada pasien rawat jalan di UPK Puskesmas Purnama. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan pendekatan cross sectional menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 65 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan pengukuran tekanan darah oleh petugas puskesmas dan wawancara menggunakan kuesioner serta diolah menggunakan program komputer. Analisis data mencakup analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square dengan tingkat kemaknaan Ī± = 0,05. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan antara pola makan dengan kejadian hipertensi (p= 0,043) dan tidak ada hubungan antara gaya hidup dengan kejadian hipertensi (p=0,078) pada pasien rawat jalan di UPK Puskesmas Purnama. Kesimpulan dari penelitian ini adalah dari 65 responden didapatkan bahwa penderita hipertensi sebanyak 46,2%, pola makan baik sebanyak 61,5%, dan gaya hidup sehat sebanyak 63,1%. Saran bagi UPK Puskesmas Purnama diharapkan perlu dilakukan penyuluhan mengenai pengaturan pola makan yang baik serta gaya hidup sehat sebagai langkah mencegah terjadinya hipertensi serta perlu dilakukan konseling kepada pasien yang terdiagnosa hipertensi sehingga pasien dapat mengetahui diit yang dapat dijalani.

tahun: 
2 015


Main menu 2

by Dr. Radut