Jump to Navigation

HUBUNGAN ASUPAN GIZI DAN STATUS GIZI DENGAN PENYELENGGARAAN MAKANAN ASRAMA

Penyelenggaraan makanan di Asrama pada dasarnya dapat dijadikan sarana untuk meningkatkan keadaan gizi bila institusi tersebut dapat menyediakan makanan yang memenuhi prinsip-prinsip dasar penyelenggaraan makanan institusi. Prinsip-prinsip itu antara lain menyediakan makanan yang sesuai dengan macam dan jumlah zat gizi yang diperlukan konsumen, disiapkan dengan cita rasa yang tinggi serta memenuhi syarat hygiene dan sanitasi.
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis sejauh mana asupan gizi terutama energi, protein, lemak, karbohidrat dan status gizi mahasiswa yang tinggal di asrama Universitas Tanjungpura dan Poltekkes serta perbedaannya.
Desain penelitian ini adalah observasional dengan pendekatan cross sectional. Lokasi penelitian ini di asrama Poltekkes dan Untan Pontianak. Jumlah sampel sebanyak 97 orang dengan teknik pengambilan sampel secara proporsional random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan pengukuran TB dan BB untuk menetukan status gizi. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Terdapat perbedaan asupan zat gizi makro, baik karbohidrat, protein, lemak dan energi antara mahasiswa yang tinggal di asrama Poltekkes Pontianak dengan mahasiswa yang tinggal di asrama Universitas Tanjungpura. (2) Tidak terdapat perbedaan status gizi yang dikategorikan baik antara mahasiswa yang tinggal di asrama poltekkes Pontianak dengan mahasiswa yang tinggal di asrama Universitas Tanjungpura. Bagi Poltekkes dan Universitas Tanjungpura yang menyelenggarakan program asrama dengan penyelenggaraan makanan, maka disarankan dalam pengelolaannya harus memenuhi standar kualitas makanan yang aman, sehat (memenuhi kebutuhan zat gizi) dan terjangkau oleh seluruh penghuni (mahasiswa).

tahun: 
2 015


Main menu 2

by Dr. Radut